Rabu, 21 Februari 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Bursa Asia Melemah sebelum Sinyal Lanjutan Suku Bunga; Saham China Terus Pulih


PT Equityworld Futures Semarang – Mayoritas bursa saham Asia melemah pada hari Rabu (21/02), mengikuti pelemahan semalam di Wall Street saat sentimen risiko goyah menjelang isyarat lanjutan dari Federal Reserve dan pendapatan utama dari raksasa kecerdasan buatan NVIDIA Corporation (NASDAQ:NVDA).

Namun pasar China mengalami penguatan yang diperpanjang usai pulih lebih jauh dari posisi terendah dalam lima tahun. Pemangkasan suku bunga yang lebih besar dari perkiraan oleh People's Bank of China pada hari Selasa juga tampaknya memberikan dukungan.

Indeks-indeks Wall Street ditutup negatif pada hari Selasa, sementara saham-saham futures turun di perdagangan Asia pada hari Rabu dengan beberapa ketidakpastian menjelang laporan keuangan kuartalan produsen chip Nvidia memicu aksi profit taking besar-besaran di sektor teknologi.

S&P 500 Futures turun 0,1%, sementara Nasdaq 100 Futures turun hampir 0,3%. Dow Jones Futures turun 0,1%. Fokus juga tertuju pada risalah rapat Fed akhir Januari, yang diharapkan bisa memberikan lebih banyak wawasan tentang rencana bank untuk suku bunga.

Di Asia, indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,4%, lanjut penurunan menjadi sesi ketiga berturut-turut setelah indeks melonjak ke level tertinggi 34 tahun di awal bulan ini. Saham-saham teknologi adalah penurun terbesar, dengan produsen chip dan saham-saham yang berhubungan dengan chip jatuh sejalan dengan lemahnya Nvidia semalam.

Data menunjukkan ekspor Jepang tumbuh lebih baik dari yang diharapkan pada bulan Januari, sementara impor menyusut lebih dari yang diharapkan.

ASX 200 Australia melemah 0,8%, juga mengalami aksi profit taking besar-besaran setelah mencapai rekor tertinggi di awal tahun 2024. Saham-saham pertambangan besar, terutama BHP Group Ltd (ASX:BHP), merupakan penekan terbesar di indeks, setelah turunnya harga komoditas.

Di sisi lain, National Australia Bank (ASX:NAB) naik 1,1% ke level tertinggi 6,5 tahun karena laba kuartalan yang lebih kuat.

Indeks futures Nifty 50 India terlihat datar.

Saham China naik, angka perjalanan yang positif membantu sentimen
Indeks bluechip Shanghai Shenzhen CSI 300 China menguat 0,8%, sementara Shanghai Composite bertambah 0,9%, dengan kedua indeks tersebut menjauh dari posisi terendah dalam lima tahun terakhir.

Sentimen terhadap China dibantu oleh data resmi yang menunjukkan peningkatan besar dalam permintaan perjalanan dan pengeluaran selama liburan Tahun Baru Imlek, yang meningkatkan harapan untuk pemulihan yang lebih luas dalam pengeluaran.

Keuntungan di saham-saham China membuat indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,9%. Sebuah penurunan suku bunga yang lebih besar dari perkiraan oleh People's Bank pada hari Selasa juga mendukung sentimen terhadap pasar China.

Saham teknologi turun sebelum laporan keuangan Nvidia
Mayoritas saham teknologi utama Asia mengikuti pelemahan semalam di bursa AS, dan investor yang sebagian besar bersikap hati-hati terhadap sektor ini mengantisipasi laporan keuangan kuartal keempat dari Nvidia Corp .

Pasar tengah menunggu untuk melihat apakah Nvidia dapat memenuhi perkiraan lonjakan besar dalam revenue dan laba, yang pada gilirannya kemungkinan akan menjadi faktor optimisme atas ledakan teknologi yang digerakkan oleh AI.

KOSPI Korea Selatan turun 0,3% imbas kerugian di saham-saham teknologi besar, sementara suppliers Nvidia, Advantest Corp (TYO:6857) dan TSMC (TW:2330) (NYSE:TSM) masing-masing jatuh 3,3% dan 0,9%.

PT Equityworld Futures Semarang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar