Senin, 30 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Emas Melemah Terbatas, Berikut Beberapa Katalis Utama Pekan Ini

Harga Emas di Palembang Naik Drastis Hari Ini 25 September, Cek Rinciannya!

PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas (XAU/USD) melemah namun masih berkisar di atas $2.654an per jam 10.30 WIB. Menyusul optimisme terhadap langkah-langkah stimulus China, aliran modal ke aset safe haven seperti emas berkurang. Namun, risiko geopolitik dan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter yang lebih agresif oleh Federal Reserve AS dapat membatasi kerugian untuk logam mulia ini.

 

Mengawali minggu baru, harga emas diperdagangkan lebih lemah meskipun tetap berada dalam rentang beberapa hari dan masih dekat dengan puncak tertinggi sepanjang masa yang dicapai Kamis lalu. Konflik di Timur Tengah semakin memanas setelah Israel memperluas perang di perbatasannya dengan Lebanon, meningkatkan risiko eskalasi lebih lanjut.

Selain itu, berita tentang Perdana Menteri baru Jepang, Shigeru Ishiba, yang berencana mengadakan pemilu pada 27 Oktober, serta ketidakpastian politik di AS, turut mendukung nilai aset safe haven seperti emas.

Ekspektasi kebijakan dovish dari Federal Reserve juga membuat dolar AS (USD) terjebak di level terendah sejak Juli 2023 dan bisa menjadi faktor lain yang mendukung harga emas yang non-yielding. Meski begitu, situasi risk-on yang didorong oleh pengumuman stimulus tambahan oleh China selama akhir pekan terlihat memberikan tekanan pada XAU/USD untuk hari kedua berturut-turut. Walaupun demikian, berbagai katalis fundamental tetap mendukung potensi munculnya pembelian saat harga turun.

PT Equityworld Futures Semarang

Jumat, 27 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Futures emas lebih rendah pada masa dagang Asia

10 Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu

PT Equityworld Futures Semarang – Futures emas lebih rendah pada masa dagang Asia pada Jumat.

Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, Futures emas untuk penyerahan Desember diperdagangkan pada USD2.687,00 per troy ons pada waktu penulisan, menurun 0,29%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi rendah USD per troy ons. Emas kemungkinan akan mendapat support pada USD2.638,60 dan resistance pada USD2.708,70.

Indeks Dolar AS Berjangka yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, naik 0,36% dan diperdagangkan pada USD100,60.

Sementara itu di Comex, Perak untuk penyerahan Desember jatuh 0,96% dan diperdagangkan pada USD32,03 per troy ons sedangkan Tembaga untuk penyerahan Desember jatuh 0,62% dan diperdagangkan pada USD4,62 per pon.

PT Equityworld Futures Semarang

Kamis, 26 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Mata Uang Asia dan Dolar Stabil Jelang Rilis Data Ekonomi dan Pidato Powell

RRI.co.id - Rupiah Tembus Rp. 15.499 per Dollar Amerika Serikat

PT Equityworld Futures Semarang – Sebagian besar mata uang Asia menguat pada hari Kamis sementara dolar stabil sebelum ada isyarat lebih lanjut tentang suku bunga, terutama dari pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada hari itu.

Yuan China terus menguat setelah mencapai level tertinggi 16 bulan, karena para pedagang menyambut lebih banyak langkah stimulus dari Beijing yang dirilis awal pekan ini. Optimisme atas China juga mendorong mata uang regional yang lebih luas.

Yen Jepang merupakan pengecualian, memperpanjang kerugian semalam karena sentimen terhadap Jepang memburuk sebelum pemilihan presiden Partai Demokratik Liberal 2024 pada hari Jumat, yang secara efektif akan menentukan Perdana Menteri negara itu berikutnya.

Dolar mendingin di perdagangan Asia karena rebound semalam terhenti, dengan greenback mengalami penurunan tajam selama seminggu terakhir setelah penurunan suku bunga yang sangat besar oleh The Fed.

Dolar stabil, pidato Powell ditunggu
dollar index dan dollar index futures keduanya stabil di perdagangan Asia setelah mencatat rebound tajam pada hari Rabu.

Greenback menutup beberapa kerugian yang terlihat selama seminggu terakhir, setelah Fed memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin dan menandai dimulainya siklus pelonggaran.

Fokus minggu ini adalah pada lebih banyak isyarat dari The Fed, dengan serangkaian pembuat kebijakan yang akan berbicara dalam beberapa hari mendatang. Ketua Jerome Powell akan berbicara pada hari Kamis.

Indeks harga PCE Data inflasi - pengukur inflasi pilihan The Fed - akan dirilis pada hari Jumat, dan juga diperkirakan akan menjadi faktor dalam langkah The Fed selanjutnya. Sebelum itu, pembacaan revisi pada kuartal kedua produk domestik bruto, serta data mingguan klaim pengangguran akan dirilis pada hari Kamis.

Yuan China menguat karena dukungan stimulus terus berlanjut
Pasangan USDCNY yuan China turun 0,2% pada hari Kamis, tetap di level terendah sejak Mei 2023.

Yuan mencatat kenaikan kuat setelah Beijing meluncurkan serangkaian langkah stimulus utama yang bertujuan untuk menopang pertumbuhan. People's Bank of China mengurangi persyaratan cadangan bank sebesar 50 basis poin, sementara juga menurunkan suku bunga hipotek.

Langkah ini meningkatkan keyakinan akan pemulihan ekonomi RRT, sehingga mendukung yuan. Namun kondisi moneter yang lebih longgar diperkirakan akan membatasi pemulihan yuan.

Optimisme atas China mendorong mata uang Asia lainnya, dengan pasangan AUDUSD dolar Australia naik 0,3%.

Pasangan USDKRW won Korea Selatan turun 0,3%, sementara pasangan USDSGD dolar Singapura turun 0,2%. Pasangan USDINR rupee India naik sedikit setelah naik pada hari Rabu.

Pasangan USDJPY yen Jepang naik 0,1%, bergerak menjauh dari posisi terendah 2024 karena sentimen terhadap Jepang berubah menjadi tidak pasti sebelum pemilihan LDP pada hari Jumat, yang akan menentukan Perdana Menteri berikutnya.

Para analis memperkirakan perubahan kepemimpinan di Jepang akan menghalangi rencana Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

PT Equityworld Futures Semarang

Rabu, 25 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Diluar Perkiraan, Pemangkasan Agresif Fed Tak Terlalu Berpengaruh ke Bank Sentral Lain

The Fed Mungkin Turunkan 50 bps Lagi Sebelum Akhir Tahun

PT Equityworld Futures Semarang – Analis Morgan Stanley percaya bahwa penurunan suku bunga Federal Reserve sebesar 50 basis poin (bp) baru-baru ini tidak akan bawa perubahan signifikan pada fungsi reaksinya secara global dan juga akan berdampak terbatas pada bank-bank sentral global lainnya.

Mereka mencatat bahwa meskipun langkah The Fed dirancang untuk menunjukkan komitmennya untuk tetap berada di depan risiko inflasi, namun ekspektasi umum tetap pada kisaran serangkaian pemotongan 25 bp di masa mendatang.

Menurut Powell, The Fed masih yakin dengan kesehatan ekonomi dan pasar tenaga kerja, dan dengan pemangkasan berikutnya sepenuhnya tergantung pada data yang akan datang seperti penggajian dan belanja konsumen.

Catatan Morgan Stanley menekankan bahwa respon bank sentral global lainnya akan terus dipengaruhi oleh kondisi domestik masing-masing negara, dan tidak semata-mata mengikuti Fed.

Sebagai contoh, bank sentral Brasil baru-baru ini menaikkan suku bunga karena pertumbuhan yang kuat dan mata uang yang lebih lemah, keduanya menandakan tekanan inflasi. Sebaliknya, Morgan Stanley mengatakan bahwa bank sentral Indonesia menurunkan suku bunga setelah mata uangnya terapresiasi, sehingga mengurangi risiko inflasi.

Contoh-contoh ini dikatakan menunjukkan bagaimana pasar-pasar negara berkembang menyeimbangkan kondisi keuangan global dengan faktor-faktor ekonomi lokal. Di pasar-pasar negara maju, para analis Morgan Stanley memperkirakan hanya sedikit reaksi langsung terhadap langkah the Fed.

Di Eropa, Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan akan melanjutkan pendekatannya yang berhati-hati, dengan kemungkinan pemangkasan suku bunga lagi di bulan Desember.

Bank of England (BoE), yang menghentikan penurunan suku bunga di bulan September karena kekhawatiran inflasi, diproyeksikan akan melanjutkan penurunan suku bunga di bulan November. Sementara itu, Bank of Japan (BoJ) kemungkinan akan mempertahankan suku bunga hingga awal 2024.

Meskipun pemangkasan 50bp oleh The Fed mengisyaratkan potensi perubahan besar di masa depan, Morgan Stanley menekankan bahwa hal tersebut tidak mengindikasikan perubahan strategi fundamental.

Siklus pelonggaran masih dipandang positif untuk aset berisiko, tetapi ketidakpastian masih ada, terutama seputar pemilu AS yang akan datang dan potensi dampaknya terhadap perkiraan tahun 2025.

PT Equityworld Futures Semarang

Selasa, 24 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Komoditas: CPO, Kakao, dan Kopi Kompak Naik, Ini Pendorongnya

 Komoditas Adalah Alternatif Investasi, Bagaimana Caranya? - Ajaib

PT Equityworld Futures Semarang – Harga komoditas utama seperti minyak sawit mentah (CPO), kakao, dan kopi mengalami kenaikan signifikan. Hal ini dipicu oleh sejumlah faktor yang mempengaruhi pasokan dan permintaan global. Berikut ulasan lengkap mengenai dinamika harga ketiga komoditas tersebut.

Harga CPO Melonjak

Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) mencatatkan tren kenaikan. Pada Senin (23/9/2024), harga CPO di Bursa Malaysia untuk kontrak pengiriman Desember ditutup di MYR 3.977/ton, naik 0,76% dibandingkan penutupan akhir pekan sebelumnya. Kenaikan ini menandai penguatan harga CPO selama empat hari berturut-turut dengan lonjakan sebesar 6,67% dalam sepekan terakhir.

Research and Development ICDX, Girta Yoga, memprediksi tren kenaikan harga CPO akan berlanjut pekan ini. "Ketatnya pasokan CPO di pasar global serta kebijakan ekspor dan mandatori biodiesel di Indonesia dan Malaysia menjadi pendorong utama," kata Yoga seperti dikutip Investor Daily. Ia juga menunjukkan bahwa penurunan produksi CPO di Malaysia sebesar 4% pada awal September serta proyeksi penurunan produksi di Indonesia sebesar 1 juta ton tahun ini turut mempengaruhi harga.

Penurunan bea ekspor CPO oleh pemerintah Indonesia pada awal Oktober diharapkan akan meningkatkan permintaan dari China, sementara permintaan dari India diprediksi menurun akibat kenaikan pajak impor minyak nabati dan CPO hingga 20%.

Kenaikan Harga Kakao

Harga kakao juga mengalami kenaikan, dengan harga kakao Desember ICE NY naik +128 (+1,67%) pada Senin lalu. Hal ini dipicu oleh penurunan produksi kakao di Pantai Gading, produsen terbesar di dunia. Data pemerintah menunjukkan bahwa pengiriman kakao dari petani Pantai Gading ke pelabuhan turun sebanyak 26% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kakao juga mendapat dukungan dari penaikan harga yang dilakukan oleh pemerintah Ghana, meskipun besaran kenaikan tidak sesuai ekspektasi petani yang memicu potensial hoarding. Cuaca kering yang ekstrem di Afrika Barat, khususnya di Pantai Gading dan Ghana, telah mengurangi kelembaban tanah dan pertumbuhan tanaman, sehingga memperburuk prediksi produksi.

Pada sisi lain, peningkatan produksi kakao di Kamerun dan lonjakan ekspor kakao Nigeria menambah dinamika komoditas ini. Namun, ekstremnya penurunan ketersediaan stok kakao global yang dilaporkan oleh ICCO menjadi faktor bullish yang kuat.

Kopi Menguat Karena Kekhawatiran Cuaca

Harga kopi juga menunjukkan tren bullish, dengan arabica Desember naik +4,67% dan robusta November meningkat +3,97%. Kekeringan parah di Brazil, kondisi terburuk sejak 1981, telah merusak pohon kopi dan menurunkan prospek panen arabika untuk musim 2025/26. Selain itu, banjir akibat topan Yagi di Vietnam memperparah situasi, memengaruhi hasil panen robusta.

Prediksi penurunan produksi kopi robusta Vietnam sebesar 20% tahun ini dan pemotongan perkiraan produksi kopi Brazil oleh Conab juga berkontribusi pada kenaikan harga kopi.

Selain itu, meningkatnya ekspor kopi hijau Brazil dan kenaikan inventori kopi arabica di ICE menjadi faktor penyeimbang meskipun total produksi kopi global diprediksi naik oleh International Coffee Organization (ICO).

Secara keseluruhan, meski terdapat variasi dalam kondisi dan faktor pendorong tiap komoditas, kenaikan harga CPO, kakao, dan kopi secara serentak menunjukkan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh kondisi cuaca ekstrem, kebijakan pemerintah, dan fluktuasi pasokan global. 

PT Equityworld Futures Semarang

Senin, 23 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Per Agustus 2024, Uang Beredar Capai Rp8.973,7 Triliun

Pebisnis Wajib Tahu. Ini 5 Fungsi Turunan Uang Selain Alat Tukar

PT Equityworld Futures Semarang – Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Agustus 2024 tetap tumbuh. Posisi M2 pada Agustus 2024 tercatat sebesar Rp8.973,7 triliun.

Angka itu tumbuh sebesar 7,3% (yoy), namun lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 7,6% (yoy).

"Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 7,0% (yoy) dan uang kuasi sebesar 5,6% (yoy)," kata Asisten Gubernur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono, Senin (23/9/2024).

Menurut Erwin, perkembangan M2 pada Agustus 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.

Di sini, penyaluran kredit pada Agustus 2024 tumbuh sebesar 10,9% (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 11,7% (yoy).

Tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat tumbuh sebesar 12,5% (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada Juli 2?024 sebesar 15,9% (yoy).

Sementara itu, aktiva luar negeri bersih terkontraksi sebesar 1,1% (yoy), setelah terkontraksi sebesar 0,1% (yoy) pada Juli 2024.

PT Equityworld Futures Semarang

 

Jumat, 20 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Kospi Naik 0,49 Persen

Indeks Kospi Dibuka Turun 0,18% ke 1.934,15

PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 12,57 poin, atau sekitar 0,49 persen, pada Jumat (20/9/2024), menjadi 2.593,37. Dalam sepekan terakhir, angka indeks naik 0,7 persen.

Volume perdagangan moderat mencapai 477,43 juta saham senilai 13,78 triliun won atau sekitar US$10,4 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 562 berbanding 319.

Indeks Kospi meningkat dipicu rebound yang dialami saham sektor teknologi.

“Saham Samsung Electronics dan SK Hynix mengalami rebound dipicu meredanya kekhawatiran resesi ekonomi dan meningkatnya nafsu beli aset berisiko,” jelas Lee Jae-Won, analis Shinhan Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi meraup saham senilai 273 miliar won, sedangkan investor asing dan ritel total melepas saham senilai 278 miliar won.

Saham SK Hynix melambung 2,8 persen, sedangkan saham Samsung Electronics turun 0,16 persen. Saham LG Electronics naik 0,6 persen.

Saham perusahaan mobil Hyundai Motor melonjak 1,8 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution naik 0,5 persen. Saham perusahaan manufaktur pesawat terbang Korea Aerospace Industries dan perusahaan kosmetik Amorepacific masing-masing merosot 1,9 persen dan 2,1 persen.  

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 0,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.329,1 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,6 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 17,6 poin, atau sekitar 0,21 persen, menjadi 8.209,5. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Indonesia dan Singapura melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 0,79 poin menjadi 2.736,81.  

PT Equityworld Futures Semarang

Kamis, 19 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Pemangkasan Fed dan BI: Menakar Dampaknya untuk IHSG, Rupiah, dan Dunia Usaha

 Rupiah dan IHSG Hati-hati Tunggu Keputusan BI-The Fed - Kabarbursa.com

PT Equityworld Futures Semarang – Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) dan Bank Indonesia (BI) serentak mengumumkan pemangkasan suku bunga acuan pada minggu ini. The Fed memotong suku bunga sebesar 50 basis poin, sementara BI menurunkan BI Rate sebesar 25 bps. Keputusan ini membawa kabar baik bagi sejumlah sektor, termasuk pasar saham dan dunia usaha di Indonesia.

Dampak ke IHSG

Pengamat pasar modal Michael Yeoh kepada IDXChannel menyebut penurunan suku bunga oleh The Fed memperlebar selisih suku bunga antara AS dan negara-negara berkembang, mendorong aliran dana masuk ke pasar negara berkembang (EM), termasuk Indonesia. Sejumlah saham Indonesia, terutama di sektor keuangan, properti, teknologi, dan ritel dinilai akan mendapatkan manfaat dari kondisi tersebut. Di sisi lain, Founder WH Project William Hartanto mengingatkan untuk melihat dampaknya terhadap nilai tukar terlebih dahulu, karena dampak pemangkasan Fed hanya signifikan untuk emiten yang memiliki porsi ekspor besar.

Dampak ke nilai tukar rupiah terhadap dolar

Di sisi Rupiah, dampak penurunan suku bunga The Fed menguatkan mata uang Garuda. Seperti diulas IDXChannel, analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin menjelaskan, meski kebijakan ini tidak memberikan perubahan signifikan terhadap kinerja USD, pasar akan tetap memantau fundamental ekonomi untuk menentukan arah Rupiah ke depan. Pada hari pengumuman (19/9), Rupiah diperdagangkan menguat tipis di level Rp15.325 per USD.

Dampak ke dunia usaha

Pemangkasan suku bunga BI juga membawa angin segar bagi dunia usaha, terutama sektor riil melalui kanal kredit. Kepada IDXChannel, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memprediksi, penurunan suku bunga ini akan diikuti dengan penurunan suku bunga pasar uang antar bank, suku bunga deposito, dan suku bunga kredit, yang pada gilirannya menjaga pertumbuhan kredit tetap stabil. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menambahkan, pemangkasan ini meningkatkan daya beli masyarakat dan memberikan stimulus positif bagi industri pembiayaan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap, pemotongan suku bunga The Fed juga akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Meskipun menghadapi tantangan global seperti perlambatan ekonomi China dan ketidakpastian kebijakan ekonomi AS, penurunan suku bunga diharapkan dapat mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi negara berkembang termasuk Indonesia.

Secara keseluruhan, pemangkasan suku bunga oleh The Fed dan BI membawa optimisme bagi pasar saham, nilai tukar Rupiah, dan dunia usaha di Indonesia. Meskipun tetap ada risiko volatilitas, peluang stabilisasi ekonomi dan potensi pertumbuhan terlihat cukup kuat.

PT Equityworld Futures Semarang

Rabu, 18 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Ketika Fed memangkas, belilah kelompok-kelompok saham ini

Dampak Pemangkasan Suku Bunga The Fed Terhadap Ekonomi Global

PT Equityworld Futures Semarang – Karena Federal Reserve diperkirakan akan memangkas suku bunga pada 18 September, analis Evercore ISI mengidentifikasi kelompok-kelompok saham utama yang dapat mengungguli selama siklus pelonggaran.

Menurut catatan mereka, "Faktor Pembelian Kembali yang Tinggi" telah menjadi pemenang yang konsisten dalam semua siklus pemotongan Fed sejak 1990, terlepas dari apakah pemotongan tersebut didorong oleh pendaratan lunak atau keras.

Para analis merekomendasikan untuk fokus pada perusahaan-perusahaan yang melakukan pembelian kembali saham secara signifikan karena saham-saham ini cenderung menghasilkan alpha strategi jangka panjang selama penurunan suku bunga.

Saham momentum juga diperkirakan akan mengungguli, terutama mengingat volatilitas musiman pada musim gugur 2024.

Evercore menyatakan bahwa "momentum adalah faktor berkinerja terbaik pada paruh pertama September," dan biasanya mengelola volatilitas musiman lebih baik daripada faktor lainnya.

Perusahaan menambahkan bahwa secara historis, saham momentum telah mengungguli 76% dari bulan September sejak tahun 1990, dan pola ini diperkirakan akan terus berlanjut, terutama dalam lingkungan saat ini dengan penurunan suku bunga dan volatilitas politik menjelang pemilu AS.

Para analis menyaring saham-saham yang berpotensi mengungguli Russell 3000, dengan menyoroti perusahaan-perusahaan perangkat lunak seperti ACIW, APP, BOX, dan YOU, yang memiliki posisi bagus untuk mendapatkan keuntungan dari penurunan suku bunga yang akan datang.

Laporan ini juga menunjukkan bahwa taktik musiman ini dapat berkembang menjadi "Strategi Soft Landing" yang lebih luas, karena ekonomi telah menunjukkan ketangguhannya, seperti pada saat soft landing tahun 1995.

Pada akhirnya, Evercore ISI menyarankan untuk berfokus pada saham-saham dengan momentum buyback yang tinggi untuk memanfaatkan penurunan suku bunga The Fed dan dinamika pasar selanjutnya.

PT Equityworld Futures Semarang

Selasa, 17 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Futures gas alam lebih rendah selama masa dagang Eropa

Sinyal Hawkish The Fed Menyebabkan Pelemahan Harga Emas | PT. First State  Futures

PT Equityworld Futures Semarang – Futures gas alam lebih rendah selama masa dagang Eropa pada Selasa.

Pada New York Mercantile Exchange, Futures gas alam untuk penyerahan Oktober diperdagangkan pada USD2,37 per mmBTU pada waktu penulisan, menurun 0,17%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi rendah USD per mmBTU. Gas alam kemungkinan akan mendapat support pada USD2,229 dan resistance pada USD2,413.

Indeks Dolar AS Berjangka yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, jatuh 0,14% dan diperdagangkan pada USD100,29.

Sementara itu di Nymex, Minyak metah untuk penyerahan November jatuh 0,62% dan diperdagangkan pada USD68,59 per barrel sedangkan Heating oil untuk penyerahan Oktober jatuh 0,68% dan diperdagangkan pada USD2,08 per galon.

PT Equityworld Futures Semarang

Jumat, 13 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – ANALIS MARKET (13/9/2024) : Ada Potensi Peningkatan Volatilitas Harga dan Yield SBN Berdenominasi Rupiah

Pemilu Beri Penguatan terhadap IHSG – Kabar.id

PT Equityworld Futures Semarang – Riset harian fixed income BNI Sekuritas menyebutkan, Harga Surat Utang Negara (SUN) mengalami pelemahan pada sesi perdagangan kemarin.

Berdasarkan data dari PHEI, yield SUN Benchmark 5-tahun (FR0101) naik sebesar 4 basis point ke level 6,49%, dan yield SUN Benchmark 10-tahun (FR0100) tidak bergerak di level 6,58%.

Adapun data Bloomberg menunjukkan yield curve SUN 10-tahun (GIDN10YR) bertahan di level 6,59%.

“Level yield curve SUN 10-tahun saat ini masih in line dengan estimated range kami untuk minggu ini, yaitu di kisaran 6,51-6,71%,” sebut analis BNI Sekuritas dalam riset Jumat (13/9).

Sedangkan volume transaksi SBN secara outright traded tercatat sebesar Rp18,9 triliun kemarin, lebih rendah dari volume transaksi di hari sebelumnya yang tercatat sebesar Rp26,3 triliun.

PBS032 dan FR0100 menjadi dua seri teraktif di pasar sekunder, dengan volume transaksi masing - masing sebesar Rp3,5 triliun dan Rp2,1 triliun.

Sementara itu, volume transaksi obligasi korporasi secara outright tercatat sebesar Rp1,1 triliun.

Selain itu, data Bloomberg menunjukkan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS melemah 0,24%, bergerak dari level Rp15.402/US$ di hari Rabu menjadi Rp15.439/US$.

Sementara dari eksternal, European Central Bank (ECB) memangkas suku bunga deposit facility mereka sebesar 25bp menjadi 3,5%.

ECB menilai dengan outlook inflasi saat ini, dinamika faktor yang mendasari inflasi, dan kemampuan transmisi kebijakan moneter, sudah layak untuk memoderasi tingkat restriksi kebijakan moneter.

Indikator global menunjukkan sentimen yang cenderung mixed untuk pasar obligasi.

Yield curve US Treasury (UST) 5-tahun meningkat sebesar 2bp menjadi 3,47%, dan yield curve UST 10-tahun meningkat sebesar 2bp menjadi 3,68%.

Di sisi lain, Credit Default Swap (CDS) 5-tahun Indonesia turun sebesar 2bp menjadi 71bp.

“Dengan mempertimbangkan kondisi pasar yang didiskusikan di atas, kami melihat adanya potensi peningkatan volatilitas harga dan yield instrumen SBN berdenominasi Rupiah. Berdasarkan valuasi yield curve, kami memperkirakan bahwa obligasi berikut akan menarik bagi para investor: FR0081, FR0086, FR0064, FR0085, FR0054, FR0091, FR0058, FR0096,” sebut analis BNI Sekuritas.

PT Equityworld Futures Semarang

Kamis, 12 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Putin Pertimbangkan Batasi Ekspor Nikel Rusia, Harga Bisa Melejit

AS Ancam Sanksi Logam Rusia, Harga Aluminium dan Nikel Menguat - Energi

PT Equityworld Futures Semarang – Presiden Rusia Vladimir Putin mengundang kabinetnya untuk mempertimbangkan kemungkinan pembatasan ekspor beberapa bahan baku strategis, seperti uranium, titanium, dan nikel, ke pasar luar negeri. Jika terealisasi, harga komoditas tersebut di pasar dunia, khususnya nikel, bisa melejit.

"Mereka membatasi pasokan sejumlah barang kepada kita. Mungkin kita juga harus memberlakukan pembatasan tertentu (untuk mereka)?" kata Putin dalam sebuah pertemuan dengan pemerintah, seperti dilansir Tass, Rabu (11/9/2024).

Namun, Putin menekankan bahwa pembatasan harus dilakukan tanpa merugikan Rusia sendiri. Ia mencatat bahwa hal ini menyangkut jenis barang tertentu yang dipasok Rusia ke pasar dunia dalam jumlah besar. "Uranium, titanium, nikel. Jangan lakukan apa pun yang merugikan diri kita sendiri," katanya.

Putin menegaskan kembali bahwa pemerintah harus "memikirkan pembatasan tertentu pada pasokan ke pasar luar negeri" untuk barang-barang ini dan sejumlah barang lainnya. Putin mengingatkan bahwa Rusia termasuk di antara pemimpin dunia dalam hal cadangan bahan baku strategis: Rusia memiliki hampir 22% gas alam, hampir 23% emas, dan sekitar 55% berlian.

"Di beberapa negara, cadangan strategis tengah dibuat, dan sejumlah langkah lain tengah diambil. Secara umum, jika ini tidak merugikan kita, maka kita dapat berpikir (saya tidak mengatakan bahwa ini perlu dilakukan besok, tetapi kita harus berpikir) tentang pembatasan tertentu pada pasokan ke pasar luar negeri, tidak hanya untuk barang-barang yang saya sebutkan, tetapi juga beberapa barang lainnya," katanya.

"Saya pikir rekan-rekan saya di pemerintah memahami betul pentingnya jenis bahan baku Rusia yang saya sebutkan ini. Ini yang terlintas dalam pikiran saya: uranium, titanium, nikel. Tetapi ada juga yang lain," katanya.

Sementara itu, kemungkinan pembatasan ekspor nikel dari Rusia, yang menyediakan sekitar 20% dari ekspor logam ini di dunia, dapat menyebabkan kekurangan dan kenaikan harga di pasar global. Hal itu ditegaskan Yaroslav Kabakov, direktur strategi di Finam, kepada TASS.

"Di pasar global, pembatasan ekspor nikel dari Rusia, yang menyediakan sekitar 20% dari ekspor logam ini di dunia, dapat menyebabkan kekurangan dan kenaikan harga. Hal ini akan sangat memukul industri yang menggunakan nikel untuk memproduksi baterai dan kendaraan listrik," kata Kabakov.

Menurut analis tersebut, penerapan pembatasan ekspor akan berdampak signifikan pada Norilsk Nickel, perusahaan tambang logam terkemuka Rusia. Jika pembatasan ekspor terealisasi, kata Kabakov, hal itu akan mengharuskan perusahaan untuk segera menyesuaikan diri dengan kondisi baru guna meminimalkan kerugian finansial dan mempertahankan daya saing di pasar global.

"Pemberlakuan pembatasan ekspor dapat menyebabkan penurunan pendapatan ekspor Norilsk Nickel. Pada tahun 2023, sekitar 85% pendapatan perusahaan berasal dari ekspor, sehingga pembatasan tersebut dapat mengurangi porsi ini secara signifikan, yang akan berdampak negatif pada kinerja keuangan Norilsk Nickel. Pasar domestik mungkin tidak dapat mengompensasi kerugian dari penurunan penjualan ekspor, karena harga domestik sering kali lebih rendah daripada harga dunia," tuturnya. 

PT Equityworld Futures Semarang

Selasa, 10 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Cetak Rekor, IHSG Sempat Sentuh 7.802 di Awal Perdagangan

IHSG Diproyeksikan Menguat di Akhir Tahun

PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) di 7.770 pada Rabu (11/9/2024).

Level tertinggi intra-day indeks komposit mampu masuk ke 7.802 dalam beberapa menit pertama. Transaksi awal menyentuh Rp473,15 miliar, dengan volume 1,18 miliar saham.

Riset Ajaib Sekuritas menilai penguatan IHSG ditopang oleh kenaikan saham Big Caps yang tercermin dari kenaikan Indeks IDX30 sebesar 0,62 persen. Sebelumnya investor asing masih tercatat inflow di pasar ekuitas sebesar Rp459,4 miliar.

"Pelaku pasar mencermati indeks konsumen yang tetap di level optimis. Solidnya daya beli juga tercermin dari membaiknya penjualan mobil nasional." terang Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih.

LQ45, IDX30, MNC36, dan JII kompak tumbuh merata di bawah 1 persen. Sementara 10 sektor bertahan di zona hijau, dengan sektor industri yang terkoreksi.

Tiga saham yang memimpin top gainers antara lain PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 25,00 persen di Rp3.600, PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) tumbuh 21,29 persen di Rp188, dan PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) menguat 18,90 persen di Rp302.

Sedangkan penghuni top losersnya antara lain PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) turun 9,59 persen di Rp132, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) merosot 3,95 persen di Rp73, dan PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD) anjlok 3,39 persen di Rp114.

PT Equityworld Futures Semarang

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Hari Ini Ditutup Meroket ke 7.761 Saat Ada 306 Saham Melompat Tinggi

IHSG Siap Teruskan Kenaikan - Kanal24

PT Equityworld Futures Semarang – Seharian menguat Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini kembali ditutup ke zona hijau pada sesi terakhir perdagangan. IHSG ditutup menguat 58,64 poin atau 0,76% ke level 7.761,38.

Pada penutupan IHSG, Selasa (10/9/2024) terpantau terdapat 306 saham menguat, 276 saham melemah dan 215 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp10,9 triliun dari 23,0 miliar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 menguat 0,41 persen ke 951,617, indeks JII menguat 0,19% ke 515,421, indeks IDX30 menguat 0,62 persen ke 483,486 dan indeks MNC36 menguat 0,65% ke 366,971.

Sedangkan indeks sektoral kompak di zona hijau yaitu energi 0,02%, barang baku 0,08%, konsumer non siklikal 1 persen, konsumer siklikal 0,14%, kesehatan 0,11 persen, finansial 0,67%, properti 0,76%, teknologi 2,21%, infrastruktur 1,61%, transportasi 0,63%.

Kemudian sektoral yang melemah hanya ada industri 1,25%.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) naik 22,03% ke Rp288, PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) naik 18,12% ke Rp189 dan saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) naik 14,75% ke Rp140.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) turun 17,86% di Rp230, saham PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) turun 11,90% ke Rp148, PT Voksel Electric Tbk (VOKS) turun 10,94% di Rp228.

Sedangkan tiga saham yang teraktif diperdagangkan antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (JK:BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (JK:BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (JK:BBNI).

PT Equityworld Futures Semarang

Senin, 09 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – ANALIS MARKET (09/9/2024) : IHSG Berpeluang All Time High

Dibuka Menghijau, IHSG Bisa Terkoreksi Seiring Anjloknya Bursa Asia

PT Equityworld Futures Semarang – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, Saham-saham AS anjlok pada hari Jumat setelah data ketenagakerjaan yang diawasi dengan ketat menunjukkan momentum pasar tenaga kerja melambat lebih dari yang diperkirakan, menunjukkan jalur yang penuh tantangan bagi AS untuk mencapai soft landing, di mana The Fed mampu mendinginkan inflasi tanpa merusak pertumbuhan ekonomi secara signifikan.

S&P 500 jatuh tajam pada hari Jumat, mengalami minggu terburuknya sejak 2023. S&P 500 turun 1,7%, dan mencatat minggu terburuknya sejak Maret.

NASDAQ Composite yang berfokus pada Teknologi merosot 2,5%, dan Dow Jones Industrial Average yang terdiri dari 30 saham turun 401 poin atau 1%.

Ekonomi AS menambah lebih sedikit pekerjaan dari yang diperkirakan pada bulan Agustus, namun meningkat dari angka bulan Juli yang direvisi tajam, menurut data Departemen Tenaga Kerja ; di mana data ini dapat mempengaruhi keputusan kebijakan berikutnya oleh Federal Reserve.

NONFARM PAYROLLS mencapai 142.000 bulan lalu, naik dari angka yang direvisi tajam menjadi 89.000 pada bulan Juli.

Para ekonom memperkirakan angka 164.000, naik dari angka awal bulan Juli sebesar 114.000.

Rilis data pada hari Jumat juga menunjukkan Tingkat Pengangguran AS berada di 4,2%, dibandingkan dengan angka bulan Juli sebesar 4,3%.

Tingkat ini sejalan dengan perkiraan.

Secara bulanan, Pertumbuhan rata-rata Upah per jam juga meningkat menjadi 0,4% setelah mengalami kontraksi sebesar 0,1% pada bulan Juli.

Para ekonom menilai pelemahan pasar tenaga kerja ini cukup memberikan ruang bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneter, namun mungkin tidak dalam besaran yang signifikan; dengan demikian membuat persentase lebih berpihak pada rate cut 25bps. Gubernur The Fed, Christopher Waller, pada hari Jumat menyerukan komentar bernada dovish agar bank sentral AS mulai memangkas suku bunga akhir bulan ini, menambahkan bahwa data ekonomi yang akan datang (Inflasi) akan menentukan ukuran dan kecepatan laju pemotongan suku bunga.

MARKET SENTIMENT : Ekonom Barclays menyatakan bahwa mereka lebih mengantisipasi pemotongan suku bunga 25bps pada FOMC Meeting bulan ini, kemudian diikuti oleh dua kali lagi pemotongan dengan besaran serupa pada dua FOMC Meeting yang tersisa tahun ini ; dan meramalkan total 75bps rate cut untuk tahun depan.

FIXED INCOME & CURRENCY : Prospek pelonggaran kebijakan moneter global mendorong peningkatan obligasi, dengan imbal hasil US TREASURY tenor 10 tahun mencapai level terendah dalam 15 bulan dan imbal hasil obligasi tenor 2 tahun mencapai level terendah sejak Maret 2023. Imbal hasil 10 tahun terakhir berada di 3,734% dan dua tahun di 3,661%, sehingga kurva mendekati level tertajam sejak pertengahan 2022. Penurunan imbal hasil mendorong pelonggaran lebih lanjut , dari likuidasi posisi Yen carry-trade menyebabkan US DOLLAR merosot sedalam 141,75 Yen pada hari Jumat. Euro setelah sempat mencapai level tertinggi USD 1,1155 pada hari Jumat.

MARKET EROPA & ASIA sama-sama terlanda aksi jual besar-besaran pada penutupan pekan lalu. Indeks regional STOXX 600, yang melacak kinerja saham di berbagai sektor EROPA, turun 2,5% , mencatatkan penurunan mingguan terbesar sejak sell-off awal Aug lalu. NIKKEI juga tercatat longsor hampir 6% pekan lalu selain daripada sentimen menguatnya Yen Jepang akan membebani usaha para eksportir. MSCI index Asia-Pacific ex-Jepang tergelincir 2.25% pekan lalu. Diperkirakan gelombang tsunami akan menghantam pasar saham global hari ini , mencerna lemahnya data tenaga kerja AS yang final dirilis Jumat lalu. Data harga konsumen (IHK) dari CHINA yang akan dirilis pada hari Senin diperkirakan akan menunjukkan bahwa raksasa Asia tersebut masih tetap berkutat dengan deflasi, di mana harga di tingkat produsen diramalkan turun 1,4% per tahun pada bulan Agustus.

INDONESIA : IHSG ditutup naik 40.8pts / +0.53% pada Jumat (06/9) lalu ke posisi 7721.85, lagi-lagi mencatatkan titik Closing tertinggi baru sepanjang sejarah, namun masih dalam kungkungan Resistance uptrend-nya. Secara mingguan, IHSG menghijau 0.36% didukung oleh jumlah beli asing senilai IDR 3.42 triliun (RG market), dengan demikian membuat belanja asing YTD sudah positif beli sebesar IDR 1.64 triliun (RG market). Sentimen positif ini seyogyanya bisa dipertahankan apalagi jika penguatan IDR bertahan di bawah 15400 / USD seperti saat ini terjadi, di mana sepekan terakhir USD telah melemah 1.06%.

Walau demikian, melihat sentimen regional global kurang kondusif, analis NH Korindo Sekuritas mesti mengingatkan para investor / trader bahwa gelombang jual mungkin bisa turut menghantam IHSG secara posisinya yang menyusuri Resistance.

Brace yourself untuk uji Support terdekat 7650, yang mana jika tak bertahan maka akan menuju 7550 selaku bantalan kedua.

“Jika IHSG Breakout from resistance, berpeluang all time high,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset Senin (09/9).

 PT Equityworld Futures Semarang

Jumat, 06 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Ditutup ke Level 7.721, IHSG Akhir Pekan Menguat 0,53 Persen

IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah Mengikut Bursa Kawasan Asia - Suara  Surabaya

PT Equityworld Futures Semarang –  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore akhir pekan ini, Jumat (6/9/2024) berhasil menguat ke zona hijau dengan ditutup naik 0,53% atau meningkat 40,803 basis point ke level 7.721,846.

IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 7.678 hingga batas atas pada level 7.754 setelah dibuka pada level 7.681.

IDXENERGY turun -0,61%, IDXBASIC -0,20%, IDXINDUST -0,65%, IDXCYCLIC -0,22%, IDXNONCYC naik 0,21%, IDXHEALTH naik 0,55%, IDXFINANCE naik 1,91%, IDXPROPERT naik 0,27%, IDXTECHNO naik 0,27%, IDXINFRA -0,48%, dan IDXTRANS naik 0,17%.

Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; CINT Naik 49 point atau menguat 34,50% ke level 191. PICO menguat 34,37% atau naik 33 point ke level 129.AKSI Naik 60 point atau menguat 24,79% ke level 302. ALKA naik 94 point atau menguat 24,60% ke level 476. DNET Naik 1.775 point atau menguat 19,88% ke level 10.700.

Saham-saham yang tergolong top losser antara lain; TELE turun -1 point atau melemah -10,00% ke level 9. PADI melemah -10,00% atau koreksi -1 point ke level 9. NETV terkoreksi -11 point atau melemah -9,90% ke level 100. TIRT turun -8 point atau melemah -9,87% ke level 73. KARW melemah -575 point atau turun -9,87% ke level 5.250.

Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat menguat 0,68 persen ke level 950,188. Sedangkan, JII naik 0,02% ke level 515,723.

Selanjutnya, IDX30 ditutup naik 0,57% ke level 480,998. Sementara IDX80 tercatat menguat 0,47% ke level 132,767.

PT Equityworld Futures Semarang

Kamis, 05 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang –Futures emas lebih rendah pada masa dagang Asia

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik Rp3.000 Jadi Rp1.440.000 Per Gram

PT Equityworld Futures Semarang – Futures emas lebih rendah pada masa dagang Asia pada Kamis.

Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, Futures emas untuk penyerahan Desember diperdagangkan pada USD2.525,15 per troy ons pada waktu penulisan, menurun 0,03%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi rendah USD per troy ons. Emas kemungkinan akan mendapat support pada USD2.502,70 dan resistance pada USD2.562,20.

Indeks Dolar AS Berjangka yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, naik 0,07% dan diperdagangkan pada USD101,23.

Sementara itu di Comex, Perak untuk penyerahan Desember jatuh 0,11% dan diperdagangkan pada USD28,59 per troy ons sedangkan Tembaga untuk penyerahan Desember jatuh 0,40% dan diperdagangkan pada USD4,07 per pon.

PT Equityworld Futures Semarang

Rabu, 04 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Menelisik Bisnis Gelap Sektor Energi Rusia untuk Bertahan dari Sanksi Barat

Hujan Sanksi Makin Deras, Prospek Ekonomi Rusia Makin 'Berkabut'

PT Equityworld Futures Semarang – Tekanan sanksi Barat membuat Rusia berjuang untuk mempertahankan kekuatan pasarnya sebagai eksportir energi utama, serta menjaga pasokan teknologi yang diperlukan untuk sektor militer dan sipil.

Di dalam negeri, hal ini berarti meningkatnya kontrol negara terhadap perekonomian Rusia, ditambah dengan toleransi terhadap skema “abu-abu” untuk menghindari sanksi dan menyembunyikan keuntungan.

Melansir dari The Moscow Times, secara internasional, hal ini telah mendorong Rusia, seperti Iran dan Venezuela sebelumnya, untuk beroperasi dalam lingkungan ekonomi yang semakin tidak jelas dan bergantung pada jaringan lawan bicara yang semakin kompleks.

Melacak Ekspor Minyak Rusia

Sebelum perang Ukraina, Rusia menjual sekitar 60% minyaknya melalui laut ke Eropa. Oleh karena itu, harga pasar campuran Ural, sebagaimana dinilai oleh lembaga-lembaga Barat seperti Argus dan dikutip oleh para pejabat, menjadi patokan yang kredibel untuk minyak Rusia yang dijual di seluruh dunia.

Namun, segalanya berubah setelah adanya pembatasan dari Barat, ketika minyak Rusia yang diangkut melalui laut dialihkan ke Tiongkok dan India menggunakan apa yang disebut “armada bayangan”. Kapal yang tidak menggunakan layanan Barat dan oleh karena itu tidak tunduk pada pembatasan seperti batasan harga USD60.

Pada musim semi 2024, hampir 77% ekspor minyak Rusia diangkut oleh kapal tanker yang tidak berbendera, dimiliki atau dioperasikan oleh perusahaan-perusahaan di G7, UE, Australia, Swiss, dan Norwegia, dan tidak dilindungi oleh perlindungan Barat, menurut data S&P.

Ketika metodologi Argus kehilangan relevansinya karena dikaitkan dengan penjualan di Eropa, para analis menggunakan sumber pasar dan statistik bea cukai mereka sendiri untuk negara-negara seperti India. Konsumen utama minyak yang diangkut melalui laut Rusia, untuk menyimpulkan bahwa harga riil minyak Rusia lebih tinggi daripada harga sebenarnya.

Misalnya, pada awal tahun 2023, analis energi Sergei Vakulenko memperkirakan harga pasar saat Rusia menjual minyaknya sekitar USD75, dibandingkan dengan harga patokan USD47 yang dikutip oleh pejabat Rusia dan Argus.

Sejak itu, para analis telah merevisi metodologi mereka untuk mencerminkan tren ini dan memasukkan informasi mengenai penjualan Rusia ke Tiongkok ke dalam perkiraan mereka. "Namun masih belum ada satu pun tolok ukur yang dapat memberi gambaran yang “benar” mengenai harga ekspor minyak Rusia,"kata Marco Siddi seorang peneliti terkemuka di Institut Urusan Internasional Finlandia.

Siddi menilai hal ini memperumit analisis dampak pembatasan terhadap energi Rusia dan mempersulit penyesuaian pembatasan terhadap negara tersebut.

Melacak perdagangan minyak Rusia tentu saja merupakan tugas yang jauh lebih sulit, namun para analis beradaptasi dengan lingkungan baru ini.

Dana gelap Kremlin

Lalu ada pertanyaan di mana Moskow menyimpan uang yang diperolehnya dari perdagangan energi, yang merupakan sumber pendapatan terbesarnya.

Di sini juga terdapat sedikit transparansi, dan ada kecurigaan bahwa jumlah uang yang terus bertambah tersebut tidak pernah benar-benar kembali ke Rusia, namun disimpan di rekening perantara yang memfasilitasi pengiriman atau di rekening lain yang terkait dengan Rusia.

Dalam sebuah wawancara, Segei Vakulenko menjelaskan rangkaian kejadian umum mengenai bagaimana uang dari perdagangan minyak mungkin masuk ke rekening perusahaan-perusahaan luar negeri.

Sebuah perusahaan Rusia menjual minyak dengan harga yang relatif rendah kepada perusahaan yang terdaftar, misalnya Fujairah di UEA, dan perusahaan tersebut kemudian menjual minyak dalam jumlah yang sama dengan harga yang lebih tinggi ke kilang India atau Tiongkok.

"Sebagian dari selisih uang tersebut masuk ke rekening perantara di Hong Kong atau UEA dan kemudian digunakan untuk membeli barang-barang yang terkena sanksi untuk Rusia," jelas Vakulenko.

Akibatnya, kurangnya transparansi dalam penetapan harga minyak memungkinkan perusahaan-perusahaan yang terkait dengan Rusia menaikkan biaya transportasi untuk menghindari batasan harga minyak sebesar USD60 dan menyedot uang.

Tidak ada perkiraan pasti berapa banyak uang yang mungkin disembunyikan perusahaan-perusahaan Rusia di luar negeri. Dalam laporannya pada bulan Juli 2023, lembaga pemikir Peterson Institute (PIIE) memperkirakan bahwa bank dan perusahaan Rusia memperoleh aset baru senilai USD147 miliar di luar negeri pada tahun 2022 saja, tanpa banyak informasi yang diketahui mengenai lokasi fisik atau mata uang transaksinya.

"Aliran aset Rusia ke luar negeri terus berlanjut, seiring aliran aset keuangan negara tersebut ke luar negeri meningkat sebesar USD 44,6 miliar dalam tujuh bulan pertama tahun 2024, naik dari USD21,4 miliar," kata Bank Sentral Rusia.

Bloomberg mengutip tertundanya repatriasi dana ke Rusia dari mitra asing di tengah ancaman sanksi sekunder sebagai alasan peningkatan aset keuangan luar negeri Rusia. Dengan kata lain, tidak semua dana yang dimiliki Rusia dan perusahaan-perusahaannya di luar negeri dapat digunakan sesuai keinginan Moskow.

"Tidak ada kejelasan mengenai berapa banyak uang yang disembunyikan Kremlin di bawah kendali perusahaan-perusahaan Rusia dan asing, namun jumlah dana likuid yang dapat dengan mudah dimanfaatkan Kremlin kemungkinan besar berada pada kisaran beberapa puluh miliar, bukan ratusan" kata Maximillian Hess pendiri Enmetena Advisory dan rekan Institut Penelitian Kebijakan Luar Negeri.

PT Equityworld Futures Semarang

Selasa, 03 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Negara Eropa Ini Tak Bisa Bertahan Tanpa Minyak Rusia

Pedagang minyak global akan potong pembelian minyak Rusia mulai 15 Mei -  ANTARA News

PT Equityworld Futures Semarang – Hongaria diperingatkan tidak akan dapat bertahan tanpa minyak Rusia, seiring keputusan Ukraina yang menangguhkan transit minyak mentah Rusia melalui pipa di wilayahnya. Disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Peter Szijjarto, kebijakan itu bakal menjadi tantangan serius bagi Budapest.

Diketahui Kiev menghentikan transit minyak mentah yang dipasok oleh raksasa energi Rusia, Lukoil melalui pipa Druzhba pada bulan Juni, dengan alasan sanksi Barat. Langkah itu secara langsung menghantam Hongaria dan Slovakia yang terkurung daratan, merampas minyak yang sebelumnya diekspor oleh Lukoil melalui wilayah Ukraina.

Dalam sebuah wawancara dengan harian bisnis Rusia RBK, Szijjarto mengatakan Hongaria akan benar-benar kehilangan minyak tanpa pasokan dari Rusia. Hal itu bakal jadi masalah serius, pasalnya Budapest tidak memiliki alternatif yang cocok untuk pasokan Moskow.

"Kita tidak akan dapat memberi makan negara dalam arti luas. Kami tidak akan dapat memenuhi permintaan bahan bakar... karena tidak memiliki infrastruktur alternatif yang memadai," kata diplomat itu.

"Anda hanya perlu melihat angka-angkanya ... Kami tidak ingin mengambil risiko seperti itu," tambah Szijjarto.

Ia juga menegaskan, oleh karenanya keputusan Ukraina menghentikan transit minyak Rusia bakal menjadi tantangan yang sangat serius buat Hongaria. "Ini mempengaruhi sekitar sepertiga dari impor kami dari Rusia. Di Slovakia, situasinya bahkan lebih buruk, pasokan ini (Rusia) menyumbang sekitar 40% di sana," tegasnya.

Kiev sempat menjatuhkan sanksi terhadap Lukoil pada 2018, setelah melarang perusahaan mendivestasi bisnisnya di negara itu. Ditambah serta melarang operasional perdagangan dan partisipasi dalam privatisasi atau penyewaan properti negara.

Sementara itu Lukoil masih mengirim minyak mentah melalui jalur pipa selatan, Druzhba karena sanksi Uni Eropa tidak menargetkan aliran tersebut.


Iklan pihak ketiga. Bukan penawaran atau rekomendasi dari Investing.com. Lihat pengungkapan di sini atau hapus iklan.
Sejauh ini Uni Eropa hanya melarang pengangkutan minyak mentah Rusia melalui laut pada Desember 2022 sebagai bagian dari sanksi terhadap Moskowm atas konflik Ukraina. Hongaria, Slovakia, dan Republik Ceko mendapatkan pengecualian dari Brussels, ketika mereka mencari pasokan alternatif.

Slovakia dan Hongaria adalah satu-satunya negara anggota Uni Eropa yang menolak kebijakan blok itu untuk memasok Kiev dengan bantuan militer di tengah konflik dengan Moskow. Kedua negara berulang kali menyerukan agar krisis tersebut diselesaikan melalui diplomasi.

Pekan lalu, Politico melaporkan, bahwa Budapest mengusulkan solusi pemulihan aliran minyak Rusia yang terhenti dengan mengubah citra produk Lukoil. Dengan begitu, minyak mentah yang dikirim melalui Ukraina dapat dijual secara resmi ke raksasa energi Hongaria MOL sebelum melintasi perbatasan.

Pengaturan itu dilaporkan bisa membuat adanya biaya tambahan yang harus dibayar yakni mencapai USD1,50 per barel untuk mengamankan transit di luar perjanjian sebelumnya.

Selain itu Szijjarto mengaku terus mencari solusi untuk krisis energi yang bakal menimpa negaranya. Ia juga menekankan bahwa "dalam jangka panjang, kita perlu mencari solusi lain yang signifikan secara hukum."

Pada pekan lalu, diplomat Hongaria itu melakukan perjalanan ke Rusia untuk membahas masalah keamanan energi. Budapest "puas dengan kerja sama energi Rusia, yang merupakan salah satu jaminan ketahanan pangan negara itu," tulis Szijjarto di Facebook setelah bertemu dengan kepala raksasa energi Rusia Gazprom, Aleksey Miller.

PT Equityworld Futures Semarang

Senin, 02 September 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Ditutup ke Level 7.694, IHSG Awal Pekan Berhasil Menguat 0,31 Persen

 IHSG Jelang Akhir Pekan Menguat Ikuti Bursa Kawasan dan Global - Suara  Surabaya

PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore awal pekan ini, Senin (2/9/2024) berhasil menguat ke zona hijau setelah ditutup naik 0,31% atau meningkat 23,797 basis point ke level 7.694,530.

IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 7.669 hingga batas atas pada level 7.726 setelah dibuka pada level 7.670.

IDXENERGY naik 0,71%, IDXBASIC -0,47%, IDXINDUST naik 0,92%, IDXCYCLIC -2,44%, IDXNONCYC naik 0,53%, IDXHEALTH naik 0,01%, IDXFINANCE naik 0,49%, IDXPROPERT -0,01%, IDXTECHNO naik 3,82%, IDXINFRA naik 0,95%, dan IDXTRANS naik 0,98%.

Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; LUCK Naik 22 point atau menguat 34,92% ke level 85. PGLI menguat 34,40% atau naik 43 point ke level 168. ITMA Naik 135 point atau menguat 24,32% ke level 690. IOTF naik 20 point atau menguat 19,23% ke level 124. WIKA Naik 68 point atau menguat 17,43% ke level 458.

Saham-saham yang tergolong top losser antara lain; GULA turun -145 point atau melemah -19,33% ke level 605. BCAP melemah -15,32% atau koreksi -19 point ke level 105. OBMD terkoreksi -40 point atau melemah -15,15% ke level 224. HADE turun -1 point atau melemah -12,50% ke level 7. ANDI melemah -1 point atau turun -12,50% ke level 7.

Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat menguat 0,62 persen ke level 950,370. Sedangkan, JII naik 1,03% ke level 522,115.

Selanjutnya, IDX30 ditutup naik 0,77% ke level 482,611. Sementara IDX80 tercatat menguat 0,64% ke level 132,931.

PT Equityworld Futures Semarang