PT Equityworld Futures Semarang – Analis Citi tetap optimis terhadap saham China, mengutip potensi kenaikan yang signifikan bahkan setelah reli baru-baru ini ke titik tertinggi tahun ini.
Menyusul pengumuman pemerintah Cina tentang langkah-langkah stimulus ekonomi, tim strategi ekuitas Cina Citi mempertahankan sikap optimisnya, memperkirakan keuntungan tambahan karena paket stimulus lebih lanjut diharapkan.
Menurut Citi, pemerintah kemungkinan akan memperkenalkan paket dukungan konsumsi senilai RMB3 triliun, menambah dampak positif dari stimulus baru-baru ini.
"Kami tetap optimis karena valuasi ekuitas Tiongkok masih rendah dibandingkan dengan saham pasar berkembang, bahkan setelah kenaikan harga saham selama tiga minggu terakhir," catat para analis.
Bank menjelaskan bahwa saham Tiongkok memiliki ruang untuk tumbuh lebih lanjut, terutama karena ekonomi terus menerima dukungan.
Citi juga telah menaikkan target akhir Juni 2025 untuk indeks saham utama Tiongkok lebih dari 20%. Mereka kini memproyeksikan Indeks Hang Seng mencapai 26.000, CSI 300 mencapai 4.600, dan Indeks MSCI Tiongkok naik ke 84.
Revisi ke atas dikatakan menyoroti potensi keuntungan berkelanjutan di pasar Tiongkok.
Selain itu, Citi meyakini musim laporan keuangan mendatang dari pertengahan Oktober hingga awal November dapat mengakibatkan prakiraan laba tahun fiskal 2025 direvisi naik, memberikan momentum lebih lanjut bagi ekuitas Tiongkok.
"Kami melihat potensi kenaikan proyeksi laba tahun fiskal 2025," demikian pernyataan laporan itu, yang menandakan bahwa pasar mungkin akan terus mengungguli dalam jangka pendek.
Di tempat lain, bank tersebut mengatakan pihaknya melihat "stimulus ekonomi Tiongkok secara umum berdampak positif bagi saham-saham Jepang, dengan nama-nama yang memiliki eksposur tinggi terhadap Tiongkok atau korelasi tinggi dengan saham-saham Tiongkok sangat menjanjikan."
PT Equityworld Futures Semarang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar