Selasa, 07 November 2023

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Emas Lanjut Turun Pada Hari Senin (07/11) Pasca Melemah Di Sesi Perdagangan Selasa 06/11


PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas lanjut turun pada hari Senin (07/11) pasca melemah di sesi perdagangan Selasa (06/11). Tren ini terjadi kala Treasury yields AS naik, dengan pasar tetap berhati-hati mengamati sejumlah pembicara Federal Reserve minggu ini termasuk Jerome Powell untuk mendapatkan kejelasan soal pemangkasan suku bunga AS.

Penurunan harga emas sering kali terkait dengan ekspektasi terkait suku bunga yang mungkin diumumkan oleh bank sentral, seperti Federal Reserve (Fed) di Amerika Serikat. Ketika suku bunga dinaikkan atau ada ekspektasi kenaikan suku bunga, harga emas cenderung turun, karena emas tidak memberikan pembayaran bunga dan biaya oportunis lebih tinggi untuk memegang emas.

Sinyal dari pejabat Federal Reserve (Fedspeaker) dapat menjadi faktor penting yang memengaruhi pasar emas. Komentar dan pidato dari para anggota Fed dapat memberikan indikasi tentang arah kebijakan moneter yang mungkin diambil oleh bank sentral, termasuk rencana untuk menaikkan atau menurunkan suku bunga.

Baca Juga : https://equity-world-futures-semarang.com/2023/11/07/pt-equityworld-futures-semarang-harga-minyak-bergerak-tipis-di-perdagangan-asia-pada-hari-selasa-07-11/

Ketika pasar menunggu sinyal atau petunjuk dari Fedspeaker, ini dapat menciptakan ketidakpastian dan volatilitas di pasar emas. Para pelaku pasar emas sering memperhatikan perkembangan ekonomi, inflasi, dan kebijakan moneter, serta faktor geopolitik, untuk memahami pergerakan harga emas. 

Harga emas spot turun sebanyak 0,11% menjadi $1.975,76 per ons pada jam 07.58 WIB pada hari Senin. Harga emas berjangka juga mengalami penurunan sebesar 0,31% menjadi $1.982,35.Penurunan harga emas terjadi seiring dengan kenaikan suku bunga Treasury AS, yang dapat mempengaruhi daya tarik emas sebagai aset safe haven.
Indeks utama Wall Street berbalik negatif setelah naik tipis sebelumnya, dan suku bunga Treasury AS bertenor 10 tahun naik. Investor memperhatikan sejumlah pembicara dari Federal Reserve (Fed) termasuk Jerome Powell untuk mendapatkan kejelasan mengenai kebijakan moneter dan pemangkasan suku bunga AS.
Harga emas sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, karena hal tersebut dapat meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil. Pemangkasan suku bunga dapat mendukung harga emas.
Emas mengalami kenaikan lebih dari 7% selama bulan Oktober, terutama akibat ketegangan di Timur Tengah yang mendorong permintaan atas emas sebagai aset safe haven.
Harapan trader terhadap kebijakan suku bunga The Fed adalah salah satu faktor penting yang memengaruhi harga emas. Sinyal yang lebih jelas dari The Fed mengenai pemangkasan suku bunga dapat berdampak pada pergerakan harga emas.

Selain emas, harga perak dan tembaga juga mencatat perubahan pada saat itu. Harga logam mulia ini juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti perubahan dalam permintaan industri dan perkembangan pasar logam lainnya.

PT Equityworld Futures Semarang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar