Senin, 16 Desember 2024

PT Equityworld Futures Semarang – Fed akan Beri Sinyal Perlambatan Siklus Pemangkasan, kata Goldman Sachs

The Fed Naikan Suku Bunga 25 Bps, Tertinggi dalam 22 Tahun!

PT Equityworld Futures Semarang – Federal Reserve kemungkinan akan memberi sinyal akan adanya siklus penurunan suku bunga yang lebih lambat pada tahun 2025 pada FOMC minggu ini, kata Goldman Sachs, dan kemungkinan tidak akan memangkas suku bunga pada bulan Januari di tengah kekhawatiran atas inflasi yang tinggi dan pasar tenaga kerja yang kuat.

Bank sentral AS ini kemungkinan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin minggu ini, sehingga total penurunan suku bunga untuk tahun ini menjadi 100 bps.

Namun Goldman Sachs mengatakan bahwa the Fed mungkin terburu-buru untuk memberi sinyal penurunan suku bunga yang lebih lambat, dan bahwa suku bunga acuan bank sentral mungkin juga lebih tinggi dari perkiraan semula.

Bank investasi ini mengatakan bahwa mereka sekarang memperkirakan the Fed akan bertahan pada bulan Januari terhadap ekspektasi sebelumnya untuk pemangkasan suku bunga.

"Salah satu alasannya adalah bahwa pengangguran telah di bawah perkiraan dan inflasi telah melampaui proyeksi FOMC, meskipun tidak ada kejutan yang cukup signifikan seperti yang terlihat," tulis analis Goldman Sachs dalam sebuah catatan.

Mereka mengatakan bahwa bank sentral mungkin juga berhati-hati dengan kebijakan-kebijakan baru di bawah pemerintahan Donald Trump, terutama dalam menghadapi kenaikan tarif perdagangan.

"Kami melihat risiko-risiko terhadap suku bunga dari potensi perubahan kebijakan di bawah pemerintahan Trump yang kedua lebih bersifat dua sisi daripada yang sering diasumsikan."

Analis Goldman Sachs juga mencatat bahwa para pejabat the Fed telah mengisyaratkan pemikiran yang lebih terbuka mengenai suku bunga acuan, dan kemungkinan akan berhati-hati dalam menentukan kapan akan menghentikan pemangkasan suku bunga.

Fokus selama pertemuan minggu ini akan tertuju pada penekanan the Fed untuk memperlambat laju pemangkasan atau menyerahkan keputusan pada proses yang bergantung pada data.

Goldman Sachs mengatakan bahwa mereka berharap untuk mendengar pesan-pesan dari kedua belah pihak dari The Fed.

Fed masih akan memangkas suku bunga pada tahun 2025, tetapi suku bunga acuan lebih tinggi
Goldman Sachs mengatakan bahwa bank sentral masih diperkirakan akan memangkas suku bunga pada bulan Maret, Juni, dan September 2025, masing-masing sebesar 25 bps.

Namun, suku bunga acuan bank sentral dalam siklus pelonggaran saat ini diperkirakan sedikit lebih tinggi pada 3,5% hingga 3,75%.

Pergeseran ekspektasi untuk suku bunga The Fed terjadi setelah pembacaan inflasi untuk bulan November, sementara data lain juga menunjukkan ketahanan di pasar tenaga kerja.

Para trader terlihat memperkirakan bahwa hampir 80% kemungkinan The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah di bulan Januari, menurut CME Fedwatch.

PT Equityworld Futures Semarang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar