Jumat, 20 Oktober 2023

PT Equityworld Futures Semarang – Pidato Jerome Powell Baru-Baru Ini Di Depan New York Economic Club Berdampak Signifikan Terhadap Pasar Keuangan.


PT Equityworld Futures Semarang – Pidato Jerome Powell baru-baru ini di depan New York Economic Club berdampak signifikan terhadap pasar keuangan. Treasury yields AS melonjak ke level tertinggi sejak krisis keuangan setelah pidato ketua The Fed Jerome Powell, menyeret turun saham-saham. Minyak naik dalam rencana AS ingin mengisi kembali cadangan strategisnya, sementara retail sales Inggris merosot di bulan September.

Berikut rincian poin-poin penting: https://equity-world-futures-semarang.com/2023/10/20/pt-equityworld-futures-semarang-pasar-saham-asia-melanjutkan-penurunan-tajam-pada-hari-jumat-20-oktober-karena-tekanan-dari-pasar-obligasi-global-yang-semakin-melemah/

1. Imbal Hasil Treasury 10-Tahun Mencapai 5%: Imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun yang menjadi acuan melonjak menjadi 5%, tingkat yang belum pernah terlihat sejak tahun 2007. Lonjakan imbal hasil ini signifikan karena menunjukkan bahwa pasar telah menerima gagasan bahwa suku bunga akan tetap lebih tinggi untuk jangka waktu yang lama. Peningkatan imbal hasil menunjukkan bahwa pasar memperkirakan Federal Reserve akan terus menaikkan suku bunga, yang mencerminkan keyakinan terhadap kekuatan ekonomi AS dalam menahan biaya pinjaman yang lebih tinggi. 

Baca Juga : 

 2. Dampak terhadap Saham: Lonjakan imbal hasil Treasury berdampak negatif pada pasar saham. Indeks S&P 500 misalnya, turun 0,9%. Suku bunga yang lebih tinggi dapat menurunkan nilai sekarang dari pendapatan perusahaan di masa depan, yang dapat menyebabkan penurunan harga saham. Investor khawatir terhadap potensi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve. 

 3. Intervensi Bank of Japan: Peningkatan imbal hasil Treasury AS mempunyai efek yang beragam di belahan dunia lain. Bank of Japan melakukan intervensi di pasar obligasi pemerintah Jepang untuk kelima kalinya pada bulan itu setelah imbal hasil obligasi pemerintah Jepang bertenor 10 tahun mencapai level tertinggi dalam satu dekade. Intervensi ini kemungkinan besar bertujuan untuk mencegah peningkatan imbal hasil lebih lanjut dan menstabilkan pasar obligasi. 

4. Kontrak Berjangka yang Lemah: Akibat melonjaknya imbal hasil Treasury dan kekhawatiran mengenai dampak konflik Israel-Hamas, bursa berjangka AS diperdagangkan lebih rendah. Dow berjangka turun 0,1%, S&P 500 berjangka turun 0,1%, dan Nasdaq 100 berjangka turun 0,1%. Indeks saham utama berada di jalur yang tepat untuk membukukan kerugian mingguan. Pidato Jerome Powell menyoroti tantangan yang dihadapi Federal Reserve dalam mengelola perekonomian di tengah ketidakpastian, baik yang lama maupun yang baru. 

Meskipun perekonomian yang kuat mendukung kenaikan suku bunga lebih lanjut, Powell juga mengakui perlunya berhati-hati karena risiko yang muncul. Arah suku bunga AS di masa depan akan bergantung pada perkembangan data ekonomi dan keseimbangan risiko.

PT Equityworld Futures Semarang


Tidak ada komentar:

Posting Komentar