PT Equityworld Futures Semarang – Produksi minyak mentah oleh Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengalami penurunan tipis pada bulan April 2025, meskipun seharusnya terjadi peningkatan produksi sesuai jadwal.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Reuters, OPEC memompa sekitar 26,60 juta barel per hari (bph), turun sekitar 30.000 bph dibandingkan bulan Maret.
Penurunan ini terutama disebabkan oleh berkurangnya ekspor minyak dari Venezuela, serta penurunan lebih kecil dari Irak dan Libya.
Venezuela mengalami penurunan terbesar di antara negara anggota OPEC, akibat pembatalan pengiriman ke perusahaan minyak AS, Chevron, yang memaksa kapal-kapal kembali ke pelabuhan. Penurunan ini juga dipengaruhi oleh upaya baru pemerintah Amerika Serikat untuk membatasi pasokan minyak dari Venezuela dan Iran.
Sementara itu, Irak, yang tengah mendapat tekanan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap kuota produksi OPEC+, juga memangkas produksinya. Libya, yang kerap mengalami gangguan internal, turut menyumbang sedikit penurunan.
Di sisi lain, Iran justru mencatatkan kenaikan ekspor dan menjadi negara dengan peningkatan produksi terbesar di OPEC selama bulan April. Hal ini terjadi meski ada sanksi dan tekanan dari AS, yang ternyata tidak terlalu berdampak terhadap kapasitas produksi Iran.
Produksi dari produsen utama seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Kuwait relatif tidak berubah, meski kuota produksi OPEC+ untuk bulan April meningkat.
Survei Reuters dan data sekunder OPEC menunjukkan UEA dan Irak mendekati batas kuota mereka. Namun, perkiraan dari Badan Energi Internasional (IEA) menyatakan mereka mungkin memproduksi jauh lebih tinggi dari yang dilaporkan.
Penurunan produksi ini terjadi bersamaan dengan dimulainya pencabutan lapisan terakhir dari pemangkasan produksi oleh kelompok OPEC+, yang mencakup negara-negara anggota OPEC dan sekutunya termasuk Rusia. OPEC+ berencana mempercepat peningkatan produksi pada bulan Mei dan Juni, dengan alasan fundamental pasar yang mendukung seperti persediaan yang rendah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar