Senin, 24 Maret 2025

PT Equityworld Futures Semarang – Trump: Fed Seharusnya Turunkan Suku Bunga karena Kebijakan Tarif akan Maju Terus

Arah Kebijakan The Fed: Tahan Suku Bunga Hampir Pasti, Komentar Powell  Dinanti

PT Equityworld Futures Semarang – Presiden Donald Trump kembali meningkatkan tekanannya pada Federal Reserve, menyatakan di media sosial bahwa "Fed akan jauh lebih baik" jika menurunkan suku bunga bertepatan dengan mulai diberlakukannya tarif baru. Pernyataan ini muncul setelah Fed memilih untuk mempertahankan suku bunga untuk kedua kalinya secara berturut-turut dan masih berpegang pada prediksi sebelumnya untuk dua kali pemotongan suku bunga di tahun ini.

Kebijakan Tarif dan Tekanan pada Fed

Komentar di Truth Social muncul setelah Fed memutuskan untuk menahan suku bunga, sambil menyesuaikan prospeknya pada inflasi yang lebih tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah. Ketua Fed Jerome Powell menjelaskan bahwa ketidakpastian yang timbul dari rencana tarif baru Trump menjadi salah satu alasan utama dari perubahan ini.

Trump menjanjikan tarif "timbal balik" kepada banyak negara yang akan mulai berlaku pada 2 April, yang disebutnya sebagai "hari pembebasan."

Menurut Trump, siaran ini penting sebagai langkah memperkuat kebijakan tarifnya yang lebih ketat di tengah gambaran ekonomi AS yang beragam. Meskipun inflasi masih belum mereda seperti yang diharapkan konsumen Amerika, suku bunga yang tinggi terus menggerus pasar perumahan, dan ekonom sekarang melihat pertumbuhan ekonomi yang melambat pada bulan-bulan mendatang.

Respon Pasar dan Kebijakan Ekonomi Trump

Saham-saham AS mendapat dorongan dari langkah Fed yang lebih lunak minggu ini, seiring dengan pandangan Powell yang relatif tegar terkait potensi dampak inflasi dari kenaikan tarif perdagangan dan pengumuman perlambatan tajam dalam pelepasan neraca Fed. Walaupun demikian, kebijakan Fed ini masih dianggap kurang mengesankan oleh pasar. Meskipun proyeksi pertumbuhan diturunkan dibandingkan dengan yang dibuat tiga bulan lalu, prediksi inflasi justru meningkat.

Pasar terus mengamati langkah Trump yang akan membawa perubahan besar terhadap kebijakan tarif dengan janji untuk membuka jalan bagi implementasi tarif baru yang disebutnya sebagai langkah pembebasan pada 2 April.

Kebijakan Independen dan Perubahan Struktur Agen Federal

Trump juga telah membuat langkah mengejutkan dengan memberhentikan dua anggota Demokrat di Komisi Perdagangan Federal AS, yang memunculkan pertanyaan mengenai seberapa jauh Trump akan mengubah agen-agen independen. Sejak awal kampanye, Trump bersikap beragam mengenai seberapa independen Fed harus dari Gedung Putih.

Saat ditanya mengenai kemungkinan Trump mempertimbangkan pemecatan anggota dewan Fed, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt tidak memberikan jawaban langsung, tetapi memuji langkah Trump baru-baru ini untuk menominasikan Michelle Bowman sebagai wakil ketua pengawasan bank sentral.

Sejalan dengan ini, Trump mengadakan pertemuan dengan eksekutif top minyak di Gedung Putih, merancang rencana untuk meningkatkan produksi energi domestik di tengah anjloknya harga minyak mentah dan ancaman perang dagang global yang menjulang. Keputusan Trump untuk menutup Departemen Pendidikan juga diuraikan dalam rangka memenuhi janji kampanye. Sebagai tanggapan atas kebijakan Trump, Uni Eropa akan berkomitmen untuk meningkatkan daya saing blok tersebut, menghadapi tarif AS dan tantangan ekonomi lainnya, serta keraguan terhadap dukungan Washington di bidang pertahanan.

Kesimpulannya, sementara tindakan Fed mungkin tidak memenuhi ekspektasi untuk meringankan pengetatan kuantitatif sepenuhnya, perhatian tetap ada pada bagaimana perubahan kebijakan yang diajukan oleh Trump akan berdampak pada jalur suku bunga ke depan dan ekonomi secara keseluruhan. Dengan hari pembebasan tarif yang akan diberlakukan, pasar akan terus memantau pergerakan lebih lanjut dan dinamika perdagangan global di era kebijakan agresif Trump.

PT Equityworld Futures Semarang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar