PT Equityworld Futures Semarang – Produk Domestik Bruto (PDB) AS berekspansi pada tingkat tahunan sebesar 2,8% di kuartal kedua, yang menandai lompatan besar dari tingkat pertumbuhan 1,4% yang terlihat di kuartal pertama dan jauh lebih tinggi daripada konsensus 2,0%.
"Meskipun angka ini jauh melampaui ekspektasi, kami menduga bahwa ini mungkin merupakan tingkat pertumbuhan PDB tercepat yang akan kita lihat di masa mendatang," tulis ekonom Wells Fargo, Tim Quinlan.
Ekonom Citi menyoroti stagnasi konsumsi barang dan perlambatan konsumsi jasa di kuartal kedua dibandingkan kuartal pertama. Analisis tersebut menunjukkan bahwa tren konsumsi barang sebagian besar telah bergerak ke samping sepanjang tahun ini.
Sebaliknya, ada catatan positif mengenai investasi bisnis, yang tetap kuat. Hal ini sebagian disebabkan oleh kenaikan signifikan dalam pengiriman barang modal, seperti yang ditunjukkan oleh laporan pesanan barang tahan lama yang dirilis hari ini.
Namun, analisis Citi juga mengindikasikan adanya penurunan pada investasi residensial dan investasi struktur non-residensial. Sektor-sektor ini diperkirakan akan terus menghadapi tantangan dan tetap lemah dalam waktu dekat.
"Secara keseluruhan, para pejabat the Fed akan bernapas lega bahwa permintaan domestik swasta akhir sebesar 2,6% sama kuatnya dengan kuartal pertama," ujar para ekonom bank tersebut.
"Namun kami memperingatkan agar tidak mengekstrapolasi kekuatan Q2 ke kuartal-kuartal berikutnya dan terus memperkirakan melemahnya pasar tenaga kerja yang akan membuat para pejabat The Fed memangkas suku bunga pada setiap pertemuan berturut-turut mulai September."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar