Rabu, 20 Mei 2026

PT Equityworld Futures Semarang – Silver Pulih Tipis, Investor Waspadai Yield AS

 

PT Equityworld Futures Semarang – Harga silver (XAG) naik lebih dari 2% menuju $75,20 pada Rabu (20/5) pagi di sesi Eropa, mencoba bangkit dari level terendah hampir dua minggu di $73,10 yang dicatat sehari sebelumnya.

Namun, prospek jangka menengah masih cenderung bearish karena imbal hasil obligasi AS tetap tinggi. Yield obligasi 10-tahun AS menembus 4,69%, sementara yield 30-tahun melonjak ke 5,2%, level tertinggi sejak krisis sub-prime. Kenaikan ini menekan permintaan untuk aset tanpa imbal hasil seperti silver.

Pasar kini menilai peluang Federal Reserve (Fed) menaikkan suku bunga tahun ini sebesar 56,3%, menurut CME FedWatch Tool, berbalik tajam dari ekspektasi awal sebelum perang di Timur Tengah yang memprediksi dua penurunan suku bunga. Tekanan inflasi AS yang meningkat akibat harga minyak yang tinggi ikut mendorong perubahan ekspektasi ini. Data CPI terbaru menunjukkan inflasi headline naik 3,8% YoY, level tertinggi hampir tiga tahun.

Penguatan yield obligasi AS juga memperkuat dolar AS. Indeks Dolar (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, mencetak level tertinggi enam minggu di 99,47. Dolar yang lebih kuat membuat silver relatif lebih mahal bagi investor global.

Investor kini menantikan minutes pertemuan FOMC April yang dijadwalkan dirilis pukul 18:00 GMT untuk mendapatkan petunjuk arah kebijakan suku bunga berikutnya. Pergerakan silver ke depan kemungkinan masih akan mengikuti sentimen suku bunga dan perkembangan inflasi di AS.

PT Equityworld Futures Semarang 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar